Apa Itu Mesin Las? Jenis-Jenis dan Cara Kerjanya

Dalam dunia industri maupun konstruksi, mesin las memiliki peran penting dalam proses penyambungan logam. Alat ini digunakan untuk menyatukan dua atau lebih material logam melalui proses pemanasan hingga mencair, lalu menyatu menjadi satu kesatuan yang kuat.

Secara umum, mesin las bekerja dengan menghasilkan panas tinggi yang berasal dari sumber energi tertentu baik listrik maupun gas. Namun, tahukah kamu bahwa ada beberapa jenis mesin las dengan cara kerja yang berbeda? Yuk, kita bahas satu per satu!

1. Mesin Las Listrik

Mesin las listrik adalah jenis yang paling banyak digunakan saat ini. Cara kerja mesin las listrik adalah dengan mengubah tegangan listrik menjadi arus listrik yang menghasilkan panas pada tingkat tertentu. Panas inilah yang kemudian digunakan untuk melelehkan logam dan menyambungkannya.

Mesin las listrik sendiri terbagi menjadi beberapa tipe utama:

a. Mesin Las Arus Bolak-Balik (Mesin Las AC)

Jenis ini menggunakan arus bolak-balik (AC) dari sumber listrik atau generator AC. Mesin ini cocok digunakan untuk pengelasan material besar dengan sambungan yang tidak terlalu detail.

b. Mesin Las Arus Searah (Mesin Las DC)

Berbeda dengan AC, mesin las DC memerlukan alat tambahan untuk mengubah arus listrik menjadi arus searah. Biasanya menggunakan dinamo listrik. Kelebihannya, las DC menghasilkan busur api yang lebih stabil dan mudah dikontrol, sangat cocok untuk pekerjaan presisi tinggi.

c. Mesin Las Ganda (Mesin Las AC/DC)

Seperti namanya, mesin ini bisa menggunakan dua jenis arus sekaligus AC dan DC. Keunggulannya, pengguna dapat menyesuaikan jenis arus sesuai kebutuhan pekerjaan, menjadikannya serbaguna dan efisien untuk berbagai kondisi pengelasan.

2. Mesin Las Karbit

Selain mesin las listrik, ada juga mesin las karbit yang tidak memerlukan listrik untuk beroperasi. Mesin ini menggunakan gas acetylene sebagai sumber energi panas.

Cara kerja mesin las karbit adalah dengan membakar campuran gas acetylene dan oksigen untuk menghasilkan api panas. Api inilah yang digunakan untuk melelehkan logam saat proses pengelasan berlangsung.

Keunggulan mesin las karbit adalah sifatnya yang portabel dan tidak bergantung pada sumber daya listrik, sehingga sering digunakan di lapangan atau area yang sulit dijangkau listrik

Kesimpulan

Mesin las memiliki peranan penting dalam dunia industri, otomotif, dan konstruksi. Setiap jenis mesin las memiliki keunggulan dan karakteristik masing-masing:

  • Las AC cocok untuk pekerjaan kasar dan skala besar.
  • Las DC ideal untuk pengelasan presisi.
  • Las AC/DC fleksibel untuk berbagai jenis pekerjaan.
  • Las Karbit praktis untuk penggunaan di lapangan tanpa listrik.

Memahami jenis dan cara kerja mesin las akan membantu kamu memilih alat yang paling tepat untuk kebutuhan pengelasan, baik untuk proyek profesional maupun perbaikan sederhana.

PT. Biruni Altha Etam siap menjadi mitra andalan Anda dalam penyediaan suku cadang dan peralatan industri, termasuk berbagai kebutuhan mesin las. Kunjungi kami di 👉 birunialthaetam.com untuk informasi lebih lanjut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *